Watch Video

About

Loading...

Blogger news

Blogroll

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Recent News

Blogroll

Blogroll

Diberdayakan oleh Blogger.

Social Icons

Followers

Recent Articles

Featured Posts

Bill Gates Adalah Seorang Yahudi

Selasa, 23 Agustus 2011




Untuk mendirikan `khilafah` yahudi yaitu negara Israel, para konglomerat yahudi membangun basis perusahaan kelas muliti nasional. Ada banyak keuntungan yang mereka peroleh dari sekian banyak perusahaan, selain masalah keuntungan secara finansial.

Misalnya, mereka bisa atur biar semua penguasa dunia bertekuk lutut dan mencium jempol kaki mereka. Para penguasa dunia itu akan memohon-mohon kepada para konglemerat yahudi agar perusahaan multi nasional itu mau mendirikan cabang di negara masing-masing.

Disamping itu faktor keterikatan umat Islam kepada produk yahudi membuat umat Islam tidak berpikir untuk bersikap kreatif memproduksi, tetapi cenderung membeli dari yahudi. Buat apa membikin sendiri kalau bisa beli.

Sikap seperti ini pada gilirannya membuat ketergantungan umat Islam pada `musuhnya` semakin besar. Padahal barang itu barang yang sangat sederhana, cuma paku yang bahan bakunya berlimpah di negeri kita. Tapi kita telah diarahkan untuk selalu menjadi konsumen yang konsumeris.

Kalau barang yang kita miliki bukan buat luar negeri (baca : yahudi), rasanya belum afdhal. Gengsinya turun drastis.

Dan yang paling fenomenal adalah perusahaan milik Bill Gates, Microsoft. Software komputer ini konon digunakan oleh 90% komputer pribadi di dunia.

Bill Gates dan Microsoft

Tahukah anda berapa besar kekayaan seorang Bill Gates? Tahun 1998 kekayaannya mencapai 45 milyar USD. Itu berarti lebih tinggi dari PDB gabungan dari Chili dan Mesir sekaligus, 2 kali lebih besar dari PDB Guatemala, 4 kali lebih besar dari PDB Srilanka dan Republik Dominika, 6 kali lebih besar dari PDB Kosta Rika atau Panama dan 8 kali lebih besar dari PDB Brunei Darussalam, dan 23 kali lebih besar dari PDB Bermuda. (Lihat : Raja Bisnis Yahudi oleh Anton A Ramdan SSi).

Tapi itu saja belum cukup, karena ternyata tahun 1998 baru awal keberhasilan Microsoft. Setahun kemudian (1999) Bill Gates malah dapat untung lebih besar dari dua kali lipatnya, yaitu 100 milyar USD.

Ada orang yang mencoba mengira-ngira, seberapa sih kekayaan Bill Gates. Salah satunya menghitung kira-kira pendapatan Bill Gates sebesar 250 USD per detik. Bukan perbulan, perminggu atau perhari, tapi per detik. Dengan kekayaannya ini, dia bisa membeli beberapa negara sekaligus.

Dengan 250 USD setiap detiknya, berarti pendapatan per harinya sekitar 20 juta USD atau 7,8 milyar USD setahun.

Jika dia menjatuhkan US$1.000, dia bahkan tidak perlu repot-repot lagi untuk mengambilnya kembali karena sama dengan waktu 4 detik untuk mengambil, dia sudah memperoleh penghasilan dalam jumlah yang sama.

Utang nasional Amerika sekitar 5,62 trilyun USD, jika Bill Gates akan membayar sendiri utang itu, dia akan melunasinya dalam waktu kurang dari 10 tahun.

Dia dapat menyumbangkan 15 USD kepada semua orang di dunia tapi tetap dapat menyisakan 5 juta USD sebagai uang sakunya.

Michael Jordan adalah atlit yang dibayar paling mahal di Amerika. Jika dia tidak makan dan minum dan tetap membiarkan penghasilannya utuh dalam setahun sejumlah 30 juta USD, dia tetap harus menunggu sampai 277 tahun agar bisa sekaya Bill Gates sekarang.

Jika Bill Gates adalah sebuah negara, dia akan menjadi negara terkaya sedunia nomor ke 37 atau jadi perusahaan Amerika terbesar nomor 13, bahkan melebihi IBM.

Majalah Forbes menobatkannya sebagai orang nomor satu dari 400 orang terkaya di dunia terhitung sejak tahun 1993 sampai tahun 2007.

Sosok Manusia Sukses

Sukses dengan bisnis, Bill Gates mulai merambah ke dunia yang lain. Dia pun menulis buku. Tahun 1995, sebuah buku berjudul The Road Ahead karyanya laris bak kacang goreng. Dalam waktu 7 minggu, buku itu masuk dalam daftar buku paling laris versi the New York Times. Di China saja, buku ini terjual 400.000 kopi.

Di tahun 1999, buku keduanya yang berjudul Bussines @ speed of Thought menyusul dan juga sukses di pasaran. Sampai-sampai bukunya diterjemahkan ke dalam 25 bahasa.

Keuntungan dari royalti penjualan kedua buku itu seluruhnya disumbangkan ke beberapa organisasi sosial yang bergerak di bidang pendidikan. Memang, keuntungan royalti itu tidak ada artinya dibandingkan kekayaan Bill Gates dari keuntungan Microsoft.

Panen Gelar Doktor dan Penghargaan

Ratu Inggris memberinya gelar Knight Commander of the Most Excellent Order of the British Empire pada tahun 2005. Bill menerima itu atas jasanya kepada perekonomian Inggris dan upaya dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan taraf kesehatan di negara-negara berkembang. Gelar ini adalah gelar tertinggi kedua yang ada di Inggris.

Berbagai universitas terkemuka di dunia berebutan memberinya gelar kehormatan. Universitas Bisnis Nyenroe di Breukelen Belanda menganugerahinya gelar Doktor kehormatan.

Tahun 2002, giliran Royal Institute of Tecnology Stockholm Swedia yang menganugerahinya gelar doktor kehormatan.

Tahun 2005, Universitas Waseda Tokyo Jepang juga tidak mau ketinggalan memberinya gelar doktor. Dua tahun kemudian, 2007, Harvard juga memberinya gelar doktor. Terakhir tahun 2008, Bill menerima sekali gelar tersebut dari Karolinska di Stockholm.

Umat Islam dan Bill Gates

Lepas dari keyahudiannya, yang menggelitik kita adalah sebuah pertanyaan, lalu dimana kita sebagai umat Islam dibandingkan prestasi yang diraih oleh yahudi satu ini? Adakah di kalangan umat Islam yang bisa menyamai prestasinya? Atau minimal kepintarannya dalam ilmu komputer sekaligus mengelola bisnis?

Yang terjadi kita malah jadi pembeli produk microsoft. Bahkan bergantung 100% dari windows dan officenya. Alih-alih membuat tandingannya, kita malah hanya bisa membajaknya. Ya, itulah kehebatan bangsa kita yang tidak dimiliki oleh seorang Bill Gates.

Dari pada susah-susah membikinnya, yang ada saja dibajak, lalu dijual dalam bentuk CD eceran seharga 25.000-an.

Maka kita harus memotivasi anak-anak kita biar jadi orang yang genius, lebih jenius dari Bill Gates. Sekaligus mengerti cara mengelola bisnis, lebih hebat dari cara yang dilakukan oleh Bill Gates. Dan kalau perlu, harus jadi orang yang kaya melebihi kekayaannya.

Agar dapat memajukan agama Islam dan umatnya, keluar dari jurang nestapa dan kancah kehancurannya.


Share this article :

Similiar Templates

4 komentar:

  1. pakai lah linux biar gag disebut yahudi :D

    BalasHapus
  2. haha.. ok ok... bisa dipertimbangkan..

    BalasHapus
  3. hi..Im student from Informatics engineering, this article is very informative, thanks for sharing :)

    BalasHapus
  4. Jadilah agnostic supaya cerdas!

    BalasHapus

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Hzmyzie-Cre@tions - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger